SIANTURISIMATANIARICOM – Batam – Pada Hari Minggu, 06 Pebruari 2022, momentum pelaksanaan Bona Taon PAPOSMA Di Kotamadya Batam dengan Tema : Filipi 4:13 ; “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan padaku”, sekaligus menandai telah resminya susunan kepengurusan yang baru untuk masa periode; 2022 – 2024. Adapun susunan nama-nama pengurus yang baru tersebut, yaitu sebagai berikut dibawah ini ;
Ketua Umum : JP. Sianturi/br. Nainggolan (Ama Jonathan),
Sekjen : AT. Sianturi/br. Manik (Ama Agatha),
Bendahara : Paulus Ba’un/br. Sianturi (Ama Nona Maria)
Sedangkan untuk susunan nama-nama penasehat yaitu sebagai berikut dibawah ini ;
HY. Simatupang/br. Sitohang (Ama Mersi),
M. Simatupang/br. Napitupulu (Op. Maudy),
M. Sianturi/br. Simamora (Op. Marcelino).
Berhubung saat ini anggota punguan PAPOSMA Batam sudah cukup lumayan (138 KK) dan tersebar maka untuk mendukung pelayanan, dibutuhkan penanggung-jawab sektor untuk itu pada kesempatan yang sama, diangkat masing-masing Ketua Sektor diharapkan mampu untuk mendukung kinerja BPH secara keseluruhan.
Adapun susunan nama-nama Ketua Sektor yang baru tersebut, yaitu sebagai berikut dibawah ini ;
Ketua sektor Batuaji : S. Simatupang/br. Sitanggang (Ama Anna),
Ketua sektor Bengkong : M. Sianturi/br. Aruan (Ama Fernando),
Ketua sektor Tanjung Piayu : S. Sianturi/br. Panjaitan (Ama Santa),
Ketua sektor Sekupang : H. Sianturi/br. Tambunan (Ama Niko),
Ketua sektor Batam center : P. Sianturi/br. Manullang (Ama April).

Sekilas tentang sejarah singkat dari PAPOSMA Batam, yaitu sebagai berikut dibawah ini ;
PAPOSMA Batam bermula bernama Punguan Pomparan Raja Sianturi Simataniari, Boru, Bere dohot Ibebere yang disingkat dan disebut PUPOSMA Batam, berdiri atau didirikan pada tahun 2018 di Pulau Batam. Dengan azas Pancasila dan UUD 1945. Lebih khusus lagi, komunitas ini dibentuk untuk wadah dari Marga Sianturi Ompu Simataniari dengan Landasan dan Filosofi Dalihan Natolu yang ada dan hidup ditengah-tengah budaya dari Suku Batak pada umumnya.
Tujuan pembentukannya yaitu ;
1. Mempersatukan seluruh Pomparan ni Raja Simataniari Sianturi, Boru, Bere dohot Ibebere dalam kaitan untuk bidang sosial dan budaya,
2. Untuk saling tolong menolong dalam hal kegiatan sukacita (las ni roha) dan terlebih lagi untuk hal dukacita (habot ni roha), dan
3. Untuk memajukan Pomparan ni Raja Simataniari Sianturi, Boru, Bere dohot Ibebere, baik dalam lingkup Adat dan Budaya Batak dan juga pada bidang lainnya.

Kemudian setelah terbentuknya Perkumpulan Parsadaan Pomparan Raja Simataniari Sianturi Boru dohot Berena Se Dunia (PAPOSMA SE-DUNIA) yang sejak awal proses pembentukannya juga didukung oleh PUPOSMA Batam, maka untuk menyesuaikan dengan induk organisasi dan sebagai bentuk komitmen dan konsistensi, kemudian nama berubah menjadi PAPOSMA Batam.
Sampai saat ini, sudah 4 (empat) kali melaksanakan Bona Taon (2019, 2020, 2021 dan 2022) dan juga mengadakan Acara Natal pada tahun 2019. Seperti sudah disebutkan diatas, untuk tahun ini (2022), telah dilaksanakan pergantian kepengurusan yang sudah menginduk kepada Perkumpulan Parsadaan Pomparan Raja Simataniari Sianturi Boru dohot Berena Se Dunia (PAPOSMA SE-DUNIA). Selanjutnya kami siap menjalankan AD ART, peraturan, instruksi dan arahan sebagai DPW Kepulauan Riau dan DPD Kotamadya Batam.
Demikian sejarah singkat dari PAPOSMA Batam yang dapat kami kabarkan untuk kita ; Keluarga Besar Perkumpulan Parsadaan Pomparan Raja Simataniari Sianturi Boru dohot Berena Se Dunia (PAPOSMA SE-DUNIA). Semoga Tuhan Menyertai perjalanan kita hari ini dan nanti.(*)











