
SIANTURISIMATANIARICOM – Kegiatan rutin cetak kalender perkumpulan Paposma Se Dunia pada akhir tahun 2025 yang dikerjakan oleh sekretariat sudah memasuki tahap pendistribusian sejak barang tiba dan selesai cetak pada hari Jumat, 7 Nopember 2025.

Untuk tahun ini, jumlah pesanan sama dengan tahun yang lalu yaitu 1.500 eksemplar dengan spesifikasi 7 (tujuh) lembar (satu sampul), kawat spiral dengan ukuran P.64 cm x L.44 cm.

Ada pertanyaan dari sebagian pihak, mengapa perkumpulan masih saja melaksanakan kegiatan ini?
Jawabannya bahwa kegiatan cetak KALENDER perkumpulan ini dilaksanakan lebih dari sekedar mencari uang, kegiatan ini dilaksanakan secara rutin bertujuan untuk mensosialisasikan sudah sejauh mana langkah perkumpulan PAPOSMA SE DUNIA sampai saat ini dan untuk mengukur sejauh mana ada rasa memiliki (a sense of belonging) terhadap perkumpulan itu sendiri.

Memang betul bahwa kegiatan serupa bukanlah barang baru ditengah-tengah masyarakat, tetapi justru dengan demikian kami sarankan agar kita lebih memilih ini sesuai identitas dan jati diri kita sebagai pomparan dari Raja Simataniari Sianturi Boru dohot Berena.

Sampai sejauh ini, kegiatan ini belum mampu menjangkau seluruh pomparan dari Raja Simataniari Sianturi Boru dohot Berena, itu dikarenakan kurangnya peranan kepengurusan untuk menyampaikan ini kepada saudara-saudarinya.

Diperkirakan jumlah pomparan dari Raja Simataniari Sianturi Boru dohot Berena lebih dari puluhan ribu dan tersebar diseluruh NKRI. Untuk kedepan perlu ditingkatkan solidaritas dan jiwa kebersamaan.

Untuk diketahui perkumpulan telah menjalankan 4 (empat) kali kegiatan pencetakan kalender yakni: pertama tahun 2022, kedua tahun 2023, ketiga tahun 2024 dan kelima tahun 2025.

Untuk fungsi sosialisasi dari kegiatan perkumpulan, informasi lainnya dapat diakses pada situs website perkumpulan ini, cara sosialisasi lainnya selain kalender perkumpulan, kami pun juga mencetak Tarombo Sianturi dalam bentuk buku dan poster.



Mari bergandeng tangan, karena apapun harapan anda dan saya dari perkumpulan ini, itu sangat tergantung dari seberapa besar keterlibatan saudara/saudari dalam pengembangannya. Kita bisa berkontribusi dengan banyak cara dan itu sama besar manfaatnya untuk anak cucu kita pada masa yang akan datang.(*)
