Memenuhi Seratus Persen Panggilan Hidup

MEMENUHI 100% PANGGILAN HIDUP

BATARA SIANTURI – CEO CITI INDONESIA

Para chief executive officer (CEO) memiliki definisi yang berbeda-beda tentang kesuksesan. Lalu, apa definisi sukses menurut CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi?

Dalam pandangan Batara Sianturi, sukses adalah mencapai 100% dari panggilan hidup setiap orang. Jika seseorang mendapat panggilan hidup sebagai bankir, maka ia harus bertekad menjadi bankir terbaik sesuai potensi yang dimilikinya.

Begitu pula jika ia mendapat panggilan hidup sebagai dokter, insinyur, pegawai negeri, karyawan swasta, atau pengusaha.

“Kita harus menjalankan tujuan hidup kita, a purpose driven life,” kata eksekutif kelahiran Jakarta, 26 Juni 1960 tersebut.

Batara percaya bahwa dalam kehidupan ini setiap orang diberi potensi oleh Yang Maha Kuasa, sesuai kemampuannya masing-masing. Itu sebabnya, ia harus memanfaatkan semaksimal mungkin potensi yang dimilikinya.

Maximize your potential by delivering your best performance. Jadikanlah potensi dan kinerja sebagai ‘what’ dan tata cara dalam menjalankannya menjadi aspek ‘how’, yang terdiri atas kompetensi, emotional quotient (EQ), teamwork, energi, dan kepemimpinan,” papar dia.

Batara Sianturi juga yakin seseorang yang berkarier atas panggilan hati nurani atau panggilan hidup akan menjalani pekerjaan dengan senang hati. “Contohnya saya.

Meskipun sudah bekerja selama lebih dari 30 tahun, saya tidak pernah merasa lelah atau bosan,” tutur dia.

Batara Sianturi adalah bankir tulen. Ia telah berkarier di Citi sebagai bankir selama 34 tahun, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Di luar negeri, Batari menjalani karier di Australia, Hungaria (membawahkan 12 negara lainnya di Eropa Timur), Filipina, dan Guam. Ia menimba banyak pengalaman dan pelajaran di berbagai tempat dengan bahasa, kultur, dan budaya yang berbeda.

Secara keseluruhan, Batara sudah berpindah-pindah tugas di perwakilan Citi luar negeri selama 12 tahun dan secara total memiliki wewenang sebagai CEO yang membawahkan 15 negara.

Panggilan hidup sebagai bankir ternyata tidak begitu saja datang kepada Batara Sianturi. Ia menghabiskan waktu tujuh tahun untuk mendalami teknik kimia di Case Western Reserve University, Amerika Serikat (AS).

Batara akhirnya menyadari bahwa panggilan hidupnya adalah menjadi bankir. Karena itu, ia langsung banting setir dan melanjutkan kuliah selama dua tahun untuk meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari St John University, AS.

Berikut penuturan lengkap Batara Sianturi kepada wartawan Investor Daily di Jakarta, baru-baru ini:

Bisa cerita masa kecil Anda?

Saya dilahirkan di Jakarta pada 26 Juni 1960. Saya adalah anak pertama dari lima bersaudara. Saya memiliki masa kecil dan remaja yang cukup aktif. Saya belajar bahasa Inggris, bahasa Perancis, Pramuka, beladiri Judo dan Kungfu, piano, dan olahraga, di mana saya masuk klub sepakbola, berenang, dan catur. Saya juga aktif di gereja.

Setelah lulus SMA, saya kuliah di AS. Saya meraih dua gelar, yaitu Bachelor of Science (BSc) dalam Chemical Engineering dan Macromolecular Science dari Case Western Reserve University, kemudian Master of Chemical Engineering dari Stevens Institute of Technology dan Master of Business Administration Finance dari St John’s University.

Author: admin satu

pengurus di perkumpulan