LATAR BELAKANG

LATAR BELAKANG

Keterangan Gambar: Berfoto bersama di Tugu Raja Simataniari Sianturi (Sumber: Dok. Pesta Tahun 1983).

Sejarah atau histori adalah kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau atau asal usul (keturunan) silsilah terkait, kemudian itu diwariskan, sehingga menjadi informasi yang sangat penting untuk diketahui kelak, yang menggambarkan bagaimana peradaban zaman itu. Peninggalan sejarah harus dilestarikan agar keberadaannya dapat dipertahankan dan diwariskan bagi generasi yang akan datang secara berkesinambungan. Selaras dengan hal tersebut diatas, panitia berusaha menghimpun data dan informasi yang penting bagi Pomparan agar tidak menjadi buta sejarah. Adapun sejarah yang dapat kami sajikan saat ini adalah sebagai berikut dibawah ini;

BAGAIMANA SEKILAS SEJARAH DARI TUGU RAJA SIMATANIARI SIANTURI..?
Tugu Raja Simataniari Sianturi atau Patung ni Raja Simataniari Sianturi termasuk benda, bangunan dan struktur cagar budaya peninggalan sejarah yang menjadi warisan penting bagi generasi saat ini, sejarah seperti ini dapat diwariskan kepada generasi yang akan datang dari Pomparan Raja Simataniari Sianturi Boru dohot Berena. Tugu Raja Simataniari Sianturi dibangun tahun 1921 oleh Pomparan dari Raja Simataniari Sianturi, usia Tugu telah 101 tahun. Tugu Raja Simataniari Sianturi terletak dan berada di Desa Lobutolong kecamatan Paranginan.

Dibangun Tahun 1921

Ditaon 1921, marsada tahi ma, Pomparan ni Ompunta Raja Simataniari Sianturi rap dohot Pomparan ni Boruna mambahen suman Patung ni Ompui Raja Simataniari Sianturi rap dohot paniaranna ima Ompungboru Sonta Oloan boru Hutahaean, songon naung rap taida nuaeng.

Bahan patung dari sebuah batu besar

Bahan patung ni Ompunta Raja Simataniari Sianturi dibuat sian batu sada nabolon (dari sebuah batu besar), ingananna ima pearung robean laho tu Muara (jalan jaman dahulu sebelum jalan raya saat ini).

Cerita proses awal penarikan batu

Di tingki namangusung batui sian ingananna ima pearung robean laho tu Muara, jumolo diparadema hite-hite papan sian hau jala diparadema hotang laho manarik, dungi ditarikma, alai ndang BOI morot. Hatihai diparbisuki do angka ompunta, lahoma disungkunma tu parbinoto (datu) jala ro datui didokma; “Ai ndang dijou hamu borumuna, hape jonokdo dison”. Lao ma roha nasida tu nanidokna manjou 2 (dua) Marga hamulian ni borunta; 1) Anting Haomasan br. Sianturi, dipahuta tu Raja Banjar Nahor, 2) Naulosan br. Sianturi, dipahuta tu Datu Mangambe Mangambit Silaban. Jadima dijou Nanidoknai ima borunta nadua i, jala dung ro diulahima manarik batui muse, tohoma BOI ma morot batui, alani hatopni batui ditarik tarhira songon na maringkati, jala papan sian hau dalannai marapi do idaon. Songonima parsahatna tolhas tu Lobutolong. (Narasumber: St. Albiker Sianturi – Jakarta, Manatap Sianturi – Bali).

Prasasti Tugu Raja Simataniari Sianturi

Prasasti Tugu Raja Simataniari Sianturi terulis/tarsurat do naparjolo ima; RAJA SIMATANIARI SIANTURI parsonduk bolon na SONTA OLOAN BORU HUTAHAEAN, dohot 2 (dua) anakna ima BAGINDA MALIM dohot TUNGGUL NI DOLOK, tanggal 16-09-1921. Prasasti Tugu Raja Simataniari Sianturi dilengkapi Panitia Pesta Partangiangan Jubileum 100 Tahun ma muse dibogasan Prasasti Baru Tugu Raja Simataniari Sianturi, naung manurathon goar ni parumaenna dohot boruna, Prasasti Baru Tugu Raja Simataniari Sianturi diresmikan Pada Tanggal 16 September 2021.

Keterangan Gambar: Prasasti Tugu Raja Simataniari Sianturi (Sumber: Dok. Pesta Bolon 2013).

Suhut (batu & simin) dan bolahan amak dalam ulaon-ulaon Horja

Tugu Raja Simataniari Sianturi berdiri diatas lahan bersama, bahal parbandaan Keturunan Ompu Namora Panaluan. Suhut Batu atau bolahan amak pertama adalah Raja Obaja Sianturi/Op. Binsar Sianturi dari garis silsilah Ompu Namora Sosualon dan keturunan Ompu Namora Panaluan, nomor sundut 12.

Seperti kita ketahui bersama bahkan Raja Obaja Sianturi (Op. Binsar Sianturi) atau disebut Suhut Batu dimakamkan persis dibelakang Tugu. Berikut dibawah ini adalah nama-nama yang sudah menjadi bolahan amak atau namanghasuhuthon ulaon-ulaon Horja:

  • Tahun 1921, bolahan amak ima Raja Obaja Sianturi/Op. Binsar Sianturi disebut Suhut Batu.
  • Tahun 1963, bolahan amak ima Sintua Maulim Sianturi (Op. Basar), Anakni Raja Obaja Sianturi/Op. Binsar Sianturi), disebut Suhut Simin
  • Tahun 1973, bolahan amak ima Sintua Maulim Sianturi (Op. Basar), Anakni Raja Obaja Sianturi/Op. Binsar Sianturi),
  • Tahun 1983, bolahan amak ima A. Datar Sianturi (Op. Oloan), pomparanni hahani Raja Obaja Sianturi/Op. Binsar Sianturi),
  • Tahun 1993, bolahan amak ima Jonga Sianturi (Op. Gunawan), pomparanni hahani Raja Obaja Sianturi/Op. Binsar Sianturi),
  • Tahun 2003, bolahan amak ima Jonga Sianturi (Op. Gunawan), pomparanni hahani Raja Obaja Sianturi/Op. Binsar Sianturi),
  • Tahun 2013, bolahan amak ima Jonga Sianturi (Op. Gunawan), pomparanni hahani Raja Obaja Sianturi/Op. Binsar Sianturi),
  • Tahun 2021 Jubileum 100 Tahun hanya Doa dan ungkapan syukur karena pandemi covid19, dan
  • Tahun 2023 y.a.d bolahan amak direncanakan amang Batara Sianturi anak mangulaki ni Raja Obaja Sianturi/Op. Binsar Sianturi).

Dapat diketahui bahwa nama-nama yang disebut bolahan amak atau namanghasuhuthon ulaon-ulaon horja itu adalah anak (nomor sundut 12), pahompu (nomor sundut 13), anak mangulahi (nomor sundut 14) dan pahompu mangulaki (nomor sundut 15) dari Op. Sodopaon Sianturi. Op. Sodopaon Sianturi memiliki 4 (empat) orang putra dengan nama-nama sebagai berikut dibawah ini:

1) Raja Saul Sianturi, 2) Raja Noak Sianturi, 3) Raja Obaja Sianturi/Op. Binsar Sianturi (Suhut Batu) dan 4) Op. Sihol Sianturi. (Narasumber: Batara Sianturi – Lobutolong, St. Koster Sianturi – Lobutolong).

Data & Nama Panitia dari tahun 1921 sampai dengan tahun 2021

Kemudian dalam bagian selanjutnya, kami mencoba menulis nama-nama yang pernah dan tercatat menjadi Panitia dari masa ke masa (tahun 1921 sampai dengan tahun 2021);

Daftar nama / susunan Panitia Tahun 1921 sebagai berikut dibawah ini:

Sumber: Dok. Guru V. Sianturi – Sie. Publikasi Panitia Tahun 1973 dan narasumber lainnya.

Ditaon 1963 dipaulima inganan natumimbo hapeahanni suman Patung ni Raja Simataniari Sianturi, laos marsada tahi do muse, Pomparan ni Ompunta Raja Simataniari Sianturi, diulaon hasadaon songonna ditaon 1921 i, napinadomu ni angka partahi: 1) KK. Natan Sianturi; 2) KK. Uba Sianturi; 3) KK. Gideon Sianturi; 4) Ama ni Bosar Sianturi dohot 5) PC. Simatupang, songononma daftar nama / susunan Panitia Pesta Tugu Raja Simataniari Sianturi tahun 1963:

Sumber: Dok. Guru V. Sianturi – Sie. Publikasi Panitia Tahun 1973 dan narasumber lainnya.

Sampulu taon namangihut, sian taon 1963, ima ditaon 1973, ditaon 1983, ditaon 1993 dungi ditaon 2003 marsada tahi do Pomparan ni Ompunta Raja Simataniari Sianturi patupahon Pesta Partangiangan Sepuluh-Tahunan Tugu Raja Simataniari Sianturi, songononma daftar nama / susunan Panitia na;

Sumber: Dok. Guru V. Sianturi – Sie. Publikasi Panitia Tahun 1973 dan narasumber lainnya.

Ditaon 2013 marsada tahi do Pomparan ni Ompunta Raja Simataniari Sianturi patupahon Pesta Partangiangan Bolon Sepuluh-Tahunan Tugu Raja Simataniari Sianturi Tahun 2013, songononma daftar nama / susunan Panitia Tahun 2013:

Sumber: Dok. Guru V. Sianturi – Sie. Publikasi Panitia Tahun 1973 dan narasumber lainnya.

Parningotan 100 Tahun Tugu Raja Simataniari Sianturi

Sejak Dibangun Tahun 1921 dan kemudian dilanjut pada tahun 1963, untuk meningkatkan dasar yang lebih tinggi daripada kedudukan bagi Patung tersebut dan setelahnya dilanjutkan perayaan. Maka sejak tahun 1963 itu kemudian rutin diperingati, setiap sepuluh tahun sampai pada yang terakhir pada tahun 2013. Pasca acara pada tahun 2013, sebenarnya sudah ada petetapan agenda berikutnya yaitu; Perayaan Jubileum 100 tahun Tugu Raja Simataniari Sianturi, dihitung dari tanggal 16-09-1921 maka, pada bulan September tahun 2021 usia Tugu genap 100 tahun. Perencanaan, persiapan sampai pada bagian teknis pelaksanaan sudah disusun. Namun pandemi merebak diseluruh penjuru tak terkecuali Negara Indonesia sehingga membatasi kegiatan hanya dengan Doa. Pemberitahuan disebarluaskan pada 17 Agustus 2021 oleh panitia saat itu bagi seluruh Pomparan Raja Simataniari Sianturi dimanapun berada. Setelah Panitia melaksanakan rapat koordinasi pada hari Minggu, tanggal 15 Agustus 2021 di Lobutolong dan membawa hasil koordinasi pada rapat hari Selasa, tanggal 17 agustus 2021 (virtual zoom) dan kemudian atas dasar pertimbangan – pertimbangan, Panitia memberitahukan:

  • Bahwa Panitia sepakat mengikuti dan menyesuaikan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), yang dimaksudkan untuk membatasi interaksi, pertemuan antara orang dengan orang dan kelompok dengan kelompok, yang diharapkan dapat mengurangi penularan COVID-19,
  • Tajuk rencana PARNINGOTAN 100 TAHUN TUGU RAJA SIMATANIARI SIANTURI dengan PRASASTI BARU tetap akan dilaksanakan secara VIRTUAL LIVE STREAMING dengan DOA dan UNGKAPAN SYUKUR atas telah berdirinya Perkumpulan PAPOSMA SEDUNIA,
  • Doa dan ungkapan syukur dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 16 September 2021, pukul 08.00 wib s/d selesai, dilanjutkan laporan pertanggung-jawaban panitia sebagai tanda berakhirnya kepanitiaan dan Pemilihan Ketua Pembangunan Tugu, Ketua Panitia untuk rencana “Pesta sahali sampulu taon” tahun 2023.

Walau dengan tantangan dan kesulitan serta keterbatasan karena pandemi covid19, Panitia Pesta Partangiangan Jubileum 100 Tahun telah melakukan banyak upaya, bagaimana mewujudkan agenda besar Perayaan Jubileum 100 Tahun Tugu Raja Simataniari Sianturi menjadi perayaaan akbar dalam sejarahnya. Upaya yang sudah dilaksanakan, baik langsung atau sebagai inisiator antara lain sebagai berikut;

  1. Mendukung Batara Sianturi / Boru Tampubolon penerima mandat Pelaksana Tugas untuk Pengumpulan Data Tarombo / Silsilah / Sejarah Sianturi sehingga dapat terlaksananya beberapa pertemuan-pertemuan terkait dengan Tarombo Sianturi terhadap Tulang Marga Manurung, Hula-hula Marga Hutahaean, Hahadoli Simangonding, menghadiri undangan hahadoli Simangonding pertemuan dengan kelompok LG di Muara.
  2. Mars Raja Simataniari: Ciptaan / Syair – Ir. M.A. Sianturi dan Drs. JPM Sianturi, Aransemen: Johnny Sianturi, Koor: Paduan Suara Sianturi Simataniari (Dirigen: St. Ontang H. Sianturi), Choreographer: Elza Simanungkalit, Video: Frengki P. Sianturi & Nto Productions.
  3. Menyusun Tarombo Sianturi berikut data dan bukti bahwa Raja Sianturi / Anian Nauli br Manurung anaknya hanya 2 (dua) yaitu; Simangonding dan Simataniari “Sidua Sada Ihot” sekarang sampai pada Edisi 5.
  4. Menginisiasi Berdirinya Perkumpulan Parsadaan Pomparan Raja Simataniari Sianturi Boru Dohot Berena Se Dunia atau disebut PAPOSMA SE DUNIA, dengan Ketua Batara Sianturi / Boru Tampubolon dan dikukuhkan keberadaannya di Lobutolong saat acara Parningotan 100 Tahun Tugu Raja Simataniari Sianturi.
  5. Sukses membangun Prasasti Baru Tugu Raja Simataniari Sianturi yang diresmikan Pada Tanggal 16 September 2021 dan dilanjutkan dengan Doa dan ungkapan syukur Parningotan 100 Tahun Tugu Raja Simataniari Sianturi.

Setiap perayaannya sejak tahun 1921 sampai pada tahun 2013 selalu dihadiri dari perwakilan dari tiap ompu yaitu BAGINDA MALIM dan TUNGGUL NI DOLOK. Demikian pula dengan proses penetapan panitia penyelengara, Paposma Medan dan Jabodetabek selalu memilih musyawarah untuk mufakat.

Dalam proses perjalanannya, berdasarkan keputusan rapat pengurus PAPOSMA Se-Dunia tanggal 16 September 2021 yang lalu memutuskan beberapa ketetapan yang berkaitan dengan perayaan atau peringatan termasuk juga hasil rapat PAPOSMA se-Dunia pada tanggal 6 Maret 2022 yang menjadi panitia Pesta Sepuluh Tahunan Tugu Raja Simataniari Sianturi berikutnya, antara lain bahwa;

  1. Mengikuti Surat Keputusan PAPOSMA SE DUNIA Nomor: 002/SK-P/PS/III/2022
  2. Ditetapkan pada tahun 2023 yang akan datang Pesta Partangiangan 10 Tahun, dan
  3. Jabodetabek (Sianturi Simataniari) masih menjadi panitia penyelenggara.
Keterangan Gambar: Foto Prasasti Tugu Raja Simataniari Siantu

Author: Admin

pengurus di perkumpulan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.