Jubileum 100 Tahun 2021

 
PEMBUKAAN

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang selalu menyertai setiap langkah dan di setiap waktu sehingga kita masih dapat beroleh kehidupan dan kesehatan juga kelimpahan rezeki pribadi lepas pribadi. Tanpa Itu tidak mungkin bagi kita beroleh hidup dalam sukacita.


Tentu kami sebagai panitia kami tidak luput dari kekurangan dan jauh dari sempurna sebagaimana juga manusia biasa lainnya, oleh karena itu kami membuka diri untuk selalu evaluasi diri dan terbuka untuk di koreksi ditambah solusi atau masukan yang lebih baik lagi demi Pesta Partangiangan Jubileum 100 Taon Tugu Raja Simataniari Sianturi Lobutolong 2021 dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Kami sebagai panitia mengharapkan kehadiran dari keseluruhan para pinompar ni Raja Simataniari Sianturi di huta Lobutolong.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menyertai kita semua dan memampukan dalam agenda besar yang sedang kita mulai rancang yaitu Pesta Partangiangan Jubileum 100 Taon Tugu Raja Simataniari Sianturi Lobutolong 2021. Amin.

Demikianlah kiranya kami sampaikan sebagai pengantar untuk keseluruhan isi dalam buku proposal ini yang mana dapat memberi gambaran bentuk acara yang akan kita gelar.

Atas dukungan dan kerjasama dari semua pihak yang termasuk dalam struktur besar kepanitiaan dan yang diluar struktur tetapi telah ambil bagian secara sukarela dari pinompar ni Raja Simataniari Sianturi, kami ucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya.

Asa pinantikkon hujur tu topi ni tapian,,, tudia pe pinompar ni Raja Simataniari Sianturi mangalakka sai tusi ma dapotan parsaulian.

Horas… Horas… Horas…


BAB I : PENDAHULUAN

Rasa bangga dan sungguh merasa terhormat, kita memiliki peninggalan dan warisan budaya dari leluhur dan nenek moyang kita yang lazim di sebut dengan opputta sijolo – jolo tubu. Dan kita adalah bagian dari suku Batak yang masing – masing memiliki garis keturunan puak dan marga.

Tentu kita akan mengulas secara terbatas saja dan tidak memulai panjang lebar dari sejarah Siraja Batak, karena kita sudah memiliki banyak referensi bacaan yang kongkret terkait dari Siraja Batak.

Ya… marga yang kita tulis disini, adalah marga SIMATUPANG yang sampai saat ini masih sangat banyak disematkan pada bagian akhir dari nama. Namun demikian adalah lebih banyak lagi dari pomparannya sudah menyematkan Togatorop, SIANTURI dan Siburian sebagai marganya, yang mana ketiganya adalah putra dari SIMATUPANG. Togatorop, SIANTURI dan Siburian memang sudah menjadi marga yang sudah turun temurun digunakan pomparannya.

Nah kita adalah keturunan atau pomparan dari SIMATANIARI, yang mana SIMATANIARI adalah cucu dari SIMATUPANG atau anak dari putra keduanya yaitu SIANTURI, untuk lebih jelas lagi anak bungsu dari dua orang bersaudara Simangonding & SIMATANIARI.

Dihimpun dari banyak peninjauan, sudah banyak fakta – fakta yang akurasinya dan tingkat kebenarannya betul adanya, mudah kita pahami bahwa leluhur kita hidup dipinggiran danau toba, danau nan indah pemandangannya, namun demikian tantangan sisi ekonomi dalam kehidupan dengan geografis yang keras seperti itu sangatlah tidak mudah, namun leluhur dan nenek moyang kita yang lazim di sebut dengan opputta sijolo – jolo tubu kita mampu beradaptasi dari generasi ke generasi selanjutnya.

Ditengah – tengah situasi dan kondisi seperti itu mungkin menjadi salah satu faktor paling mempengaruhi, sehingga pomparan dari marga SIMATUPANG dan dari anak – anak dari marga Togatorop, marga SIANTURI dan marga Siburian banyak yang bergeser naik ke atas, bagian dataran tinggi Caldera Geopark tepatnya di Kecamatan Paranginan termasuk kita sebagai keturunan Oppu SIMATANIARI.

Sampai tiba pada waktunya, oleh para pomparannya bersatu hati membangun tanda sejarah berupa patung atau tugu sebagai prasasti yang diberi nama Raja Simataniari / Sonta Oloan Boru Hutahaean juga lengkap dengan nama kedua anaknya yaitu Baginda malim & Tunggul Ni Dolok dan tulisan tanggal, bulan, tahun selesai pembangunannya yaitu pada tanggal, 16 September 1921.

Sekilas silsilah keturunan SIANTURI, yang bersumber dari data yang diyakini dan dipercaya sesuai dengan fakta kebenaran, sebagai berikut dibawah:

2 (Dua) orang putra dari SIANTURI parsonduk bolon na ANIAN NAULI BORU MANURUNG, yaitu SIMANGONDING dan SIMATANIARI

Berikut silsilah SIMATANIARI yang bersumber dari data yang diyakini dan dipercaya sesuai dengan fakta kebenaran sebagai berikut dibawah:

2 orang putra dari SIMATANIARI parsonduk bolon na SONTA OLOAN BORU HUTAHAEAN, yaitu BAGINDA MALIM dan TUNGGUL NI DOLOK;

BAGINDA MALIM parsonduk bolon na (1) Manotalan br. Manurung, (2) br. Sarumpaet dan TUNGGUL NI DOLOK parsonduk bolon na Pittauli br. Hutahaean. 2 (Dua) orang putri, yaitu Anting Haomasan dan Naulosan;

Anting Haomasan dipahuta Raja Marbun Banjarnahor dan Naulosan tu Raja Silaban Siponjot.
Sejarah adalah bagian proses yang tidak terpisahkan dari tiap fase dalam perjalanan kehidupan yang telah dialami dan diturunkan oleh generasi sebelum kita dan karena berkaitan maka menjadi sangat penting untuk kita ketahui kemudian selanjutnya diturunkan oleh generasi kita ke generasi yang akan datang secara berkesinambungan.

Selaras dengan hal yang telah diuraikan diatas, Tugu Raja Simataniari Sianturi yang berada di desa Lobutolong kecamatan Paranginan, adalah warisan sejarah dan memiliki makna yang dalam bagi pinomparnya. Selesai dibangun pada tanggal, 16 September 1921 atau sekitar 98 tahun silam, hingga saat ini bangunannya masih berdiri dengan kekar.

Walau didirikan pada tahun 1921 namun peringatan pertama dengan pesta baru dapat diadakan pada tahun 1963 atau 42 tahun berikutnya.

Sejak itu, setiap sepuluh tahun rutin diperingati sampai pada yang terakhir kali pada tahun 2013 yang lalu. Setiap perayaannya sejak tahun 1963 sampai pada tahun 2013 selalu dihadiri dari perwakilan dari tiap ompu yaitu BAGINDA MALIM dan TUNGGUL NI DOLOK. Demikian pula dengan panitia penyelengaraannya, Paposma Medan dan PS3BB Jabodetabek selalu musyawarah untuk mufakat.


Dokumentasi 2 Masa pada peringatan Tugu Raja Simataniari Sianturi.

Dalam proses perjalanannya, pesta partangiangan bolon 2013 yang lalu memutuskan beberapa ketetapan yang berkaitan dengan perayaan atau peringatan termasuk juga yang menjadi panitia pesta berikutnya. Antara lain bahwa :

Mengingat bahwa awal tahun berdirinya yaitu tahun 1921, maka menjadi genap 100 tahun usia Tugu Raja Simataniari Sianturi, Ditetapkan pada tahun 2021 yang akan datang Pesta Partangiangan Jubileum 100 Tahun, dan PS3BB Jabodetabek (Sianturi Simataniari) masih menjadi panitia penyelenggaranya.
Adapun maksud dan tujuan dari peringatan atau perayaan Pesta Partangiangan Jubileum 100 Taon Tugu Raja Simataniari Sianturi di Lobutolong pada tahun 2021 yang akan datang, yang utama adalah sebagai bentuk ungkapan syukur pinomparnya Kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hikmat didalam kehidupan yang diperoleh.

1. Maksud: Mengingatkan kita kembali bagaimana sejarah panjang kehidupan yang berkesinambungan dari generasi ke generasi yang telah dilalui oleh generasi yang lalu dan masih relevan bahkan penting untuk diketahui oleh generasi kita dan generasi yang akan datang. Ini momentum yang tepat dan sangat penting dan patut kita syukuri.

2. Tujuan: Selain bersyukur goal lainnya secara khusus untuk semakin memperkokoh jalinan tali persaudaraan diantara sesama pinompar Raja Simataniari Sianturi dimanapun berada baik yang masih warna negara Indonesia bahkan ataupun juga mereka yang sudah warga negara asing bertemu dan saling bertatap muka yang mana sekian lama sebelumnya tersekat oleh jarak dan hal lainnya. Secara umum kegiatan semacam ini juga berpotensi bagi peningkatan ekonomi dari sektor pariwisata daerah dan atau minimal masyarakat sekitar.
Sasaran dari perhelatan seperti ini yaitu semakin menguatkan memperkokoh jalinan dan ikatan persaudaraan, semakin menciptakan keharmonisan hubungan antara yang satu terhadap yang lainnya, pomparan ompu namarhaha-maranggi didalam pinompar ni Raja Simataniari Sianturi.

Jika sudah satu visi satu misi, dengan demikian lebih memudahkan kita untuk meraih sukses dari apa yang sudah diraih sebelumnya, untuk berjuang dan meraih kemajuan dalam berbagai sendi-sendi kehidupan bagi seluruh pinompar ni Raja Simataniari Sianturi.
Seluruh pinompar ni Raja Simataniari Sianturi saat ini dimanapun berada dan generasi yang akan datang serta masyarakat disekitar secara sosial dan ekonomi dari kehadiran pinompar ni Raja Simataniari Sianturi yang datang dari tanah perantauan.

BAB II : LANDASAN DAN DASAR ACUAN

Hasil kesepakatan bersama dari pinompar ni Raja Simataniari Sianturi yang hadir pada Pesta Partangiangan Bolon 2013 di Lobutolong Kecamatan Paranginan Kabupaten Humbahas, yang dihadiri oleh tiap-tiap wilayah dan Panitia Partangiangan Bolon 2013 yang lalu memutuskan beberapa ketetapan yang berkaitan dengan perayaan atau peringatan termasuk juga yang menjadi panitia pesta berikutnya, antara lain bahwa :

      1. Mengingat awal tahun berdirinya yaitu tahun 1921, maka menjadi genap 100 tahun usia Tugu Raja Simataniari Sianturi Lobutolon,
      2. Ditetapkan bahwa pada tahun 2021 yang akan datang akan menjadi tahun spesial karena mengingat tugu itu sendiri ada sejak tahun 1921, maka dengan demikian tugu berumur genap 100 Tahun, dan dengan judul acara; “Pesta Partangiangan Jubileum 100 Taon Tugu Raja Simataniari Sianturi Lobutolong 2021”, dan
      3. Jabodetabek (Sianturi Simataniari) masih menjadi panitia penyelenggaranya Surat Keputusan Nomor : 02/PS3BB/X/2019; Tentang Penetapan Panitia Pesta Partangiangan Jubileum 100 Taon Tugu Raja Simataniari Sianturi Lobutolong 2021, yang diterbitkan oleh Badan Pengurus Harian Punguan Simatupang Sianturi Simataniari Boru dohot Bere (PS3BB) Sejabodetabek.


    1.Punguan Simatupang Sianturi Simataniari Boru dohot Bere (PS3BB) Sejabodetabek sebagai penanggungjawab & penyelenggara untuk Pesta Partangiangan Jubileum 100 Taon Tugu Raja Simataniari Sianturi Lobutolong 2021.
    2.Menetapkan SMT. Tom Sianturi / Boru Manullang sebagai Ketua Umum Panitia Pesta Partangiangan Jubileum 100 Taon Tugu Raja Simataniari Sianturi Lobutolong 2021.
    3. Memberi kewenangan kepada Ketua Umum Panitia Pesta Partangiangan Jubileum 100 Taon Tugu Raja Simataniari Sianturi Lobutolong 2021 untuk berkomunikasi & berkoordinasi sesuai dengan lingkup dan keperluan kepanitiaan kepada seluruh Pomparan / Punguan Simatupang Sianturi Simataniari yang berada diseluruh penjuru dunia.
    4. Memberi kewenangan kepada Ketua Umum Panitia Pesta Partangiangan Jubileum 100 Taon Tugu Raja Simataniari Sianturi Lobutolong 2021 untuk menyusun / membentuk kepanitiaan.
    5. Semoga kepada kepanitiaan diberkati Tuhan Yang Maha Esa, agar mampu bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab sejak dari tanggal ditetapkan sampai dengan laporan pertanggung-jawaban dari keseluruhan acara.

BAB III : PROPOSAL

    1. Susunan Dewan Penasehat Dan Dewan Pengarah
    2. Panitia Penyelenggara / Organizing Committee
NAMA

Pesta Partangiangan Jubileum 100 Taon Tugu Raja Simataniari Sianturi Lobutolong 2021, disingkat ( P3J100T-TRSSL-2021 ).

LOGO



ARTI

Matahari, Laksana pancaran cahaya matahari ( Mata ni ari ) berperan sentral dalam tata surya, sang pemancar cahaya menggambarkan Pomparan Simataniari selalu memancarkan sinar dalam gelap dan energi dalam kehidupan.;

Mataniari Binsar manondangi sian manogot lopus tu botari jala maniroi luhutna portibi dohot pangisina namanggombarhon sude pinompar ni Simataniari manondangi hagolapon dihamaolon ni parngoluan.

Tulisan dalam pita Baginda Malim & Tunggul Ni Dolok, Dua Putera Raja Simataniari Sianturi antara lain Baginda Malim & Tunggul Ni Dolok.;

Sinuantunas ni Raja Simataniari Sianturi ima: Baginda Malim & Tunggul Ni Dolok.

Lingkaran tali bermotif gorga ipon ipon, Lingkaran yang melingkari tugu menegaskan kesatuan hati pomparan dari Simataniari ketika pembangunan Tugu Raja Simataniari Sianturi di lobutolong tahun 1921.;

Nirahut ni holong hotang daursa natingko manghaliangi tugu, masihaholongan, masitungkol-tungkokan ima namian di roha dohot pingkiran ni sude pinompar ni Simataniari ujuinon hatiha paulihon situmandok namarlage-lagehon simin dohot marbatu napir di huta Lobutolong Paranginan jala simpul dipauli taon 1921.

Gambar Patung / Tugu, menggambarkan kekuatan semangat dalam jiwa yang tertanam dalam diri setiap pribadi pomparannya.;

Gombarhon ni tugu pataridahon hasadaon ni roha, ate – ate dohot nasa pingkiran di ganub pinompar ni Simataniari.

Angka dan tulisan 100 Th, Bahwa usia Tugu Raja Simataniari Sianturi genap 100 tahun pada tahun 2021, sejak dibangun / diresmikan di Desa Lobutolong, Kecamatan Paranginan.;

Tugu Raja Simataniari Sianturi taon 2021, gokma 100 taon dung naung di rajahon na maringanan di Huta Lobutolong, Paranginan.

Warna Merah, yang berarti berani.;

Rara songon hasumba marlapatan barani.

Warna Putih, yang berarti bersih dan suci.;

Bontar sohaliapan namarlapatan haiason ni roha nang pikkiran pe.
Tidak / belum dipublikasikan di portal, jika ingin mengetahui secara / lebih rinci hubungi sekretaris panitia.
Tidak / belum dipublikasikan di portal, jika ingin mengetahui secara / lebih rinci hubungi sekretaris panitia.
Tidak / belum dipublikasikan di portal, jika ingin mengetahui secara / lebih rinci hubungi sekretaris panitia.
Tidak / belum dipublikasikan di portal, jika ingin mengetahui secara / lebih rinci hubungi sekretaris panitia.
Tidak / belum dipublikasikan di portal, jika ingin mengetahui secara / lebih rinci hubungi sekretaris panitia.
Tidak / belum dipublikasikan di portal, jika ingin mengetahui secara / lebih rinci hubungi sekretaris panitia.
Tidak / belum dipublikasikan di portal, jika ingin mengetahui secara / lebih rinci hubungi sekretaris panitia.
Tidak / belum dipublikasikan di portal, jika ingin mengetahui secara / lebih rinci hubungi sekretaris panitia.
REKENING BENDAHARA PANITIA A/N GANDA H. SIANTURI,

BANK BCA: 5725277056 ;
BANK MANDIRI: 133-00-1556355-4
Download:
http://www.sianturisimataniari.com/sk_kepanitiaan_2021/

Scan Barcode di pojok kiri atas pada gambar untuk alamat detailnya pada google maps
R. SUSUNAN PANITIA

BAB IV: PENUTUPAN

Tanya – Jawab seputar jubileum
Pertanyaan dan jawaban yang paling sering ditanya koresponden di group – group media yang dikelola admin / panitia:
1Apa dasar pertimbangan penetapan hari tanggal dan waktu, sehingga tidak memilih bulan desember momentum bagi kebanyakan umat kristiani merayakan natal dan tahun baru di kampung halamannya atau pada bulan juni & juli yang mana biasanya bulan tersebut masa liburan sekolah…?
Jawaban…
2Apa dasar penamaan Raja Simataniari Sianturi pada tugu…?
Jawaban…
3Bagaimana peran serta dari daerah pada proses persiapan sampai dengan pada hari H? Apakah daerah dapat mempersiapkan acara dan melatih diri sehingga diberi slot waktu untuk pementasan…?
Jawaban…
4Apakah lokasi tempat acara masih sama dengan lokasi tempat yang dipakai pada tahun 2013…? Mohon dijelaskan!
Jawaban…
5Bagaimana cara panitia untuk mempersiapkan acara dengan memperhatikan agar tersedianya fasilitas air dan sanitasi yang layak…?
Jawaban…
6Terobosan apa yang akan dilakukan oleh panitia agar Jubileum 100 Taon itu nantinya tidak hanya sebatas seremonial saja dan kiranya ada legacy yang berharga untuk dikenang dan diteruskan dikemudian hari tanpa harus menunggu acara sepuluh tahunan lainnya…?
Jawaban…
DAFTAR
Chat di WhatsApp